Sabtu, 21 Januari 2012

LABORATORIUM TERBUKA SMAPAN


LABORATORIUM TERBUKA
SMAPAN

                Memiliki hutan sendiri merupakan suatu kebangaan untuk masyarakat sekolah SMAN8 Denpasar. Selain dapat berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dan pelestarian lingkungan, juga dapat membantu penelitian yang perlu dilaksanakan oleh para siswa-siswi SMAN8 Denpasar. Yang lebih menguntungkan lagi, masyarakat SMAN8 Denpasar dapat belajar untuk menghargai lingkungan hijau di sekitarnya serta mengerti akan pentingnya menjaga lingkungan.
                Hutan yang dimiliki SMAN8 Denpasar diberi nama Hutan Taksila, yang berarti yadnya / bahan obat. Hutan taksila yang didalamnya ditanami berbagai jenis tanaman obat-obatan, juga terdapat berbagai jenis tanaman untuk bahan upacara keagamaan Bali. Awal mula Hutan Taksila ini di buat adalah atas gagasan Bapak Kepala Sekolah SMAN8, Drs. Ida Bagus Ngurah M.Si. Tujuannya agar kita dapat memperkenalkan kepada masyarakat sekolah tentang jenis-jenis tumbuhan asli Bali dan tumbuhan yang dapat di olah menjadi obat-obatan. Disisi lain kita juga dapat membantu masyarakat sekitar untuk menyiapkan tanaman yang akan di gunakan untuk bahan upacara keagamaan seperti tanaman Kelapa, Tanaman Bambu, dan Tanaman Nangka.
                Hutan yang di bentuk pada tanggal 8 Agustus 2007 dan di buka oleh Bapak Wali Kota I.B Rai Mantra memiliki 50 jenis tanaman yang dapat di pergunakan hasil nya. Pengelolaan itu sendiri dilakukan oleh warga sekolah antara lain seperti penanaman ulang, penambahan bibit-bibit baru, membersihkan rumput-rumput liar, dan yang terakhir adalah pemberian nama oleh ekstra lingkungan yang di bina Bapak Wayan Tisnawan S.pd. Di Hutan Taksila ini juga para siswa dapat mengembangkan ilmu pengetahuan alam, serta melakukan penelitian terhadap tumbuhan obat-obatan, maka disebutlah hutan taksila ini sebagai Laboratorium Terbuka SMAPAN.
                Pemanfaatan lahan sekolah untuk di pergunakan sebagai kawasan hijau memang jarang ada di sekolah-sekolah lain, di Denpasar khususnya hanya SMAPAN yang memiliki  hutan sendiri. Ini didukung oleh letak dan lahan SMAN8 Denpasar yang baik untuk di Tanami pepohonan. Lebih dari 200 jenis tanaman di tanam di lingkungan sekolah dan tentunya ini bertujuan untuk mendapatkan udara yang sehat serta lingkungan belajar yang nyaman, karena di kelilingi kawasan hijau rendah polusi.